SELAMAT DATANG DI AHLUL BAIT NABI SAW

AHLUL BAIT NABI SAW: Media Agama Dan Hati Umat Islam * Media Persatuan dan Kesatuan Sunni Dan Syiah


Di hari kedelapan bulan Ramadhan kita membaca:


اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ رَحْمَةَ الْأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلامِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الْآمِلِينَ

Allahummar Zuqni Fiihi Rahmatal Aytaam wa Ith’aamat Tha’aam wa Ifsyaas Salaam wa Shuhbatal Kiraam Bithoulika Yaa Maljal Aamiliin

Ya Allah…
Berilah aku rezeki berupa kasih sayang terhadap anak yatim dan pemberian makan dan penyebaran salam dan pergaulan dengan orang-orang mulia, dengan kemuliaan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap.

Dalam doa hari kedelapan bulan Ramadhan ada empat tema penting; menyayangi anak yatim, memberi makan, menyebarkan salam dan bergaul dengan orang baik. Doa hari kedelapan ini ini menekankan pentingnya menyayangi anak yatim.

Menyayangi anak yatim
Anak yatim sangat membutuhkan kasih sayang. Karena kasih sayang setidaknya dapat memenuhi kesedihan akibat kehilangan orang tua. Itulah mengapa Islam sangat menganjurkan umat Islam untuk menyayangi mereka sama seperti anaknya sendiri. Tak syak mereka yang tidak memperhatikan kewajiban manusiawi ini bakal mendapat kemurkaan Allah Swt.
Rasulullah Saw bersabda, “Rumah yang paling baik adalah rumah yang penghuninya menghormati anak yatim.”
Imam Ali as berkata, “Allah, Allah dengan anak yatim. Jangan sampai mereka terkadang kenyang dan terkadang kelaparan serta kehilangan hak-haknya.” (Furu’ al-Kafi, jilid 7, hal 51).

Pahala mengasuh anak yatim
1. Surga
Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang mengasuh anak yatim, sehingga segala kebutuhannya terpenuhi, maka Allah mewajibkan surga untuknya.” Bihar al-Anwar, jilid 75, hal 51)..
2. Bersama Rasulullah
Rasulullah Saw bersabda, “Aku bersama orang yang mengasuh anak yatim, seperti dua jari akan bersama-sama di surga.” (Mizan al-Hikmah, hadis 22582).
3. Mendapat rahmat Allah
Imam Shadiq as berkata, “Seseorang yang ingin mendapat rahmat Allah dan masuk ke surga …, hendaknya ia bersikap penuh kasih sayang terhadap anak yatim.” (Amali as-Shaduq, hal 318, majelis 61, hadis 15).
4. Mendapat pahala berlipat ganda
Imam Ali as berkata, “Seorang mukmin dan mukminah yang mengusap kepala anak yatim, maka Allah Swt akan memberi pahala kepadanya sesuai dengan jumlah rambut yang diusapnya.” (Tsawab al-A’mal, hal 237).
5. Melembutkan hati dan mengabulkan keinginan
Rasulullah Saw bersabda, “Apakah kalian suka hati kalian lembut dan keinginan kalian dikabulkan?” Beliau kemudian bersabda, “Sayangilah anak yatim, dengan penuh kasih sayang usaplah tangan kalian di atas kepalanya dan memberi anak yatim seperti yang engkau makan. Bila tiga hal ini kalian lakukan, maka hati kalian akan lembut dan keinginan kalian dikabulkan.” (Kanz al-Ummal, jilid 3, hal 169, hadis 6002).

Pahala menenangkan anak yatim
Begitu pentingnya keresahan anak yatim bagi Rasulullah Saw, sehingga beliau bersabda, “… Kapan saja seorang anak yatim menangis, maka air matanya akan terjatuh di telapak tangan Allah Yang Maha Pengasih, maka Allah Swt akan berfirman, “Siapa yang membuat anak yatim, yang ayahnya telah diletakkan di bawah tanah, ini menangis? Barangsiapa yang menenangkan anak ini, maka surga sebagai balasannya.” (Tafsir Fakhr ar-Razi, jilid 31, hal 220).

Dalam hadis lain Rasulullah Saw bersabda, “Ketika seorang anak yatim menangis, maka Arsy Allah bergetar. Kemudian Allah Swt berkata kepada para malaikat, “Wahai para malaikat-Ku! Siapa yang membuat anak yang ayahnya telah dikuburkan ini menangis?” Para malaikat berkata, “Wahai Allah, Engkau lebih mengetahui.” Allah Swt berfirman, “Wahai para malaikat-Ku! Aku bersumpah, bahwa siapa saja yang dapat menenangkan tangisannya dan membuat hatinya gembira, maka di Hari Kiamat nanti Aku akan membuatnya gembira”. (DarutTaqrib/IRIB/Adrikna!/ABNS)

0 komentar:

 
AHLUL BAIT NABI SAW - DOA, BUKU, KHASANAH © 2013. All Rights Reserved. Powered by AHLUL BAIT NABI SAW
Top